Selasa, 11 Agustus 2020

KONDISI POLITIK NEGARA ASIA TENGGARA

 

KONDISI POLITIK NEGARA ASIA TENGGARA

 
 
 

            Negara Indonesia dan negara-negara di kawasan Asia Tenggara lainnya membentuk kerja sama melalui organisasi ASEAN (Association of South East Asian Nations) atau disebut juga organisasi negara-negara Asia Tenggara. Sampai saat ini, ASEAN telah mempunyai anggota sebanyak 11 negara. Berikut kondisi masing-masing begara anggota ASEAN.

 

1. Indonesia

     Nama Resmi Negara               : Republik Indonesia

     Bentuk pemerintahan             : Republik

     Kepala Negara/pemerintahan  : Presiden

     Ibu Kota                                : Jakarta

     Bahasa Nasional                     : Indonesia

     Mata Uang                             : Rupiah (IDR)

     Luas Wilayah                          : 1.904.569 km2

     Jumlah Penduduk                    : 253.609.643 jiwa (estimasi Juli 2014)

     Hari Kemerdekaan                   : 17 Agustus 1945

     Lagu Nasional                         : Indonesia Raya

     Agama                                   : Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, Budha, konghucu

     Perbatasan                               : Samudra Hindia, Timor Leste, Australia, Papua Nugini, Filiphina, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Singapura

 

     Indonesia merupakan negara dengan luas wilayah terbesar di Asia Tenggara. Negara kepulauan ini memiliki kurang lebih 17.000 pulau. Fakta geografis ini membuat warga Indonesia terdiri atas berbagai suku, agama, dan budaya. Ada ratusan suku serta ratusan dialek di seluruh wilayah Indonesia.

     Pancasila merupakan dasar negara yang ditetapkan oleh para pendiri bangsa Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila diambil dari tradisi serta nilai-nilai bangsa. Nilai-nilai ini dianggap mampu menjadi landasan perilaku bangsa yang beragam latar belakang etnis dan budayanya.

 


2. Malaysia

     Nama Resmi Negara      : Malaysia

     Bentuk Pemerintahan     : Monarki konstitusional

     Kepala Negara               : Raja bergelar Yang Dipertuan Agung

     Kepala Pemeintahan       : Perdana Menteri

     Ibu Kota                        : Kuala Lumpur

     Bahasa                          : Melayu, Inggris, Cina, Tamil

     Mata Uang                     : Ringgit (MYR)

     Luas Wilayah                 : 330.803 km2

     Jumlah Penduduk           : 31.746.000 jiwa

     Hari Kemerdekaan          : 31 Agustus 1957 (dari Inggris)

     Lagu Nasional                : Negaraku

     Agama                          : Islam, Kristen, Hindu, Budha, konfusianisme

 

Tahun 1400-an wilayah di Selat Malaka mulai dikenal sebagai pusat perdagangan. Sejak saat itu, wilayah tersebut menjadi daerah yang diperebutkan. Tahun 1511, Portugis berhasil menguasai Malaka. Tahun 1641, Belanda mengambil alih. Lalu, tahun 1786 Inggris masuk ke Malaka dan menguasai Pulau Penang. Tahun 1824, Belanda menyerahkan Malaka ke Inggris. Pada masa Perang Dunia ke-II, Jepang sempat menduduki Malaka, namun kemudian Inggris berhasil menguasai kembali Semenanjung Malaya di tahun 1945. Tiga tahun kemudian, Inggris membentuk Federasi Malaya. Di tahun 1957, Federasi Malaya berhasil mendapatkan kemerdekaannya. Inggris juga menyerahkan Penang dan Malaka.

 


3. Myanmar 

     Nama Resmi Negara       : Union of Burma

     Bentuk pemerintahan     : Junta Militer

     Kepala negara                : Presiden

     Kepala pemerintahan     : perdana menteri

     Ibu Kota                       : Nay Pyi Taw

     Bahasa Nasional            : Myanmar

     Mata Uang                    : Kyat (MMK)

     Luas Wilayah                 : 676.578 km2

     Jumlah Penduduk          : 55.746.253 jiwa (estimasi Juli 2014)

     Hari Kemerdekaan         : 4 Januari 1948 (dari Inggris)

     Lagu Nasional                : Kaba Ma Kyei (Till the End of the World, Myanmar)

     Bahasa                          : Burma

     Agama                          : Budha, kristen, dan Islam

     Perbatasan                    : Banladesh, Cina, India, Laos, Thailand, Laut Andaman, dan Teluk Benggala

Tahun 1948, Myanmar menjadi negara merdeka yang menganut sistem demokrasi parlementer. Perdana menteri pertama bernama U Nu. Tahun 1958, pihak militer yang dipimpin oleh jenderal U Ne Win menjatuhkan U Nu. Mereka mengambil alih kekuasaan negara. Sejak saat itu Myanmar menganut sistem satu partai politik dan meninggalkan sistem demokrasi parlementer.

 

4. Filipina

     Nama resmi negara         : Republik Filipina

     Ibu Kota                         : Manila

     Bahasa                           : Filipino (Tagalog), Inggris, Spanyol

     Mata Uang                      : Peso (PHP)

     Luas Wilayah                  : 343.448 km2

     Jumlah Penduduk            : 107.668.231 jiwa (estimasi Juli 2014)

     Hari Kemerdekaan           : 12 Juni 1898 (dari Spanyol)

     Lagu Nasional                  : Lupang Hinirang (Chosen Land)

     Bahasa                            : Filipino/Tagalog (bahasa resmi)

     Agama                            : Katolik, kristen, dan Islam

     Perbatasan                      : Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, Laut Filipina, dan Laut Sulu

Nama Filipina berasal dari Philip II, raja Spanyol di abad 16 saat Filipina dikuasai Spanyol. Pada tahun 1898, Spanyol menyerahkan kekuasaan atas Filipina ke Amerika Serikat setalah perang Spanyol-Amerika. Di tahun 1935, Filipina  sudah memiliki pemerintahan sendiri, namun kemerdekaan mereka tertunda oleh perang dunia II dan serangan dari tentara Jepang, hingga akhirnya tentara Amerika Serikat berhasil membebaskan Filipinapada tahun 1944-1945.

Negara Republik Filipina diproklamasikan pada tanggal 4 Juli 1946 yang dikenal sebagai Hari Republik.

 


5. Singapura

     Nama resmi negara        : Republik Singapura

     Kepala Negara                : Presiden

     Kepala Pemerintahan      : Perdana Menteri

     Ibu Kota                        : Singapura

     Bahasa                          : Inggris, Melayu, Mandarin, dan Tamil

     Mata Uang                     : Dolar Singapura (SGD)

     Luas Wilayah                  : 716 km2

     Jumlah Penduduk            : 5.567.301 jiwa (estimasi Juli  2014)

     Hari Kemerdekaan          : 9 Agustus 1965 (dari Federasi Malaysia)

     Lagu Nasional                 : Majulah Singapura

     Agama                           : Budha, Islam, Hindu, Katolik, kristen dll          

     Perbatasan                     : Malaysia dan Indonesia

     Bahasa                           : Cina Mandarin, Inggris, Melayu, dan Tamil

    

Singapura adalah wilayah terkecil di wilayah Asia Tenggara. Jumlah penduduknya paling sedikit. Namun, Singapura dapat menjadi negara yang paling maju. Hal ini tidak lepas dari peran Lee Kuan Yew, pendiri dan perdana menteri pertama Singapura. Ia memegang jabatan perdana menteri selama tujuh periode berturut-turut.

 

Selama masa kepemimpinannya, Lee Kuan Yew melakukan banyak perubahan. Ia dapat membangkitkan semangat bekerja warga Singapura untuk mewujudkan Singapura maju. Singapura tidak saja maju di antara negara-negara di wilayahnya, namun juga di antara negara-negara di dunia.

Sampai hari-hari terakhirnya di tahun 2015, Lee Kuan Yew terus berbakti menyumbangkan pemikirannya kepada Singapura.

 

6. Brunei Darussalam

  

     Nama resmi negara         : Brunei Darussalam

     Bentuk pemerintahan      : monarki konstitusional

     Kepala Negara                : Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu’izzaddin Waddaulah

Ibu Kota                          : Bandar Seri Begawan

     Bahasa                           : Melayu, Inggris

     Mata Uang                      : Brunei Dollar (BND)

     Luas Wilayah                  : 5.765 km2

     Jumlah Penduduk            : 422.675 jiwa (estimasi Juli 2014)

     Hari Kemerdekaan           : 1 Januari 1984 (dari Inggris)

     Lagu Nasional                  : Allah Peliharakan Sultan

     Agama                            : Islam, Budha, konghucu, dan kristen

     Perbatasan                      : Laut Cina Selatan dan Malaysia

 

Brunei adalah negara kecil yang terletak di bagian utara Pulau Kalimantan. Brunei berhasil memperoleh kemerdekaannya pada tahun 1984, setelah hampir satu abad berada di bawah kekuasaan Inggris. Saat ini Brunei merupakan negara yang pendapatan per kapitanya tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Sistem pemerintahan Brunei berbentuk Kesultanan Islam, yang dipimpin oleh seorang sultan.

 

7. Kamboja

  

     Nama resmi negara        : Kerajaan kamboja

     Kepala Negara               : Raja

     Kepala Pemerintahan      : Perdana

     Ibu Kota                        : Phnom Penh

     Bahasa Nasional             : Khmer

     Mata Uang                     : Riel (KHR)

     Luas Wilayah                  : 181.035 km2

     Jumlah Penduduk            : 15.458.332 jiwa (estimasi Juli 2014)

     Hari Kemerdekaan           : 9 November 1953 (dari Perancis)

     Lagu Nasional                 : Nokoreach (Royal Kingdom)

     Perbatasan                     : Teluk Thailand, Thailand, Laos, Vietnam

     Agama                           : Buddha Theravada

 

Luas wilayah Kamboja tidak besar. Wilayah Angkor merupakan pusat pemerintahan Khmer. Kekaisaran ini menguasai sebagian besar daratan utama Asia Tenggara di abad ke-9 sampai dengan abad ke-23. Bangunan peninggalan kekaisaran Khmer yang sangat terkenal adalah candi Angkor yang juga dijadikan lambang di bendera negara Kamboja.

 

8. Thailand


     Nama resmi negara         : Kerajaan Thailand

     Kepala Negara                : Raja

     Kepala Pemerintahan      : Perdana Menteri

     Ibu Kota                        : Bangkok

     Bahasa                          : Thai

     Mata Uang                     : Baht (THB)

     Luas Wilayah                  : 513.120 km2

     Jumlah Penduduk            : 67.741.401 jiwa (estimasi Juli 2014)

     Hari Kemerdekaan          : – (tidak pernah dijajah oleh negara lain)

     Lagu Nasional                : Phleng Chat Thai (National Anthem of Thailand)

     Agama                          : Budha, Islam, dan Kristen

     Perbatasan                    : Laut Andaman, Teluk Thailand, Myanmar, Kamboja, Laos, dan Malaysia.

 

Thailand adalah satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah. Dahulu dikenal sebagai “Siam”. Thailand sendiri memiliki arti “Tanah Kebebasan”. Sejak 1932, Thailand menganut sistem monarki konstitusional yang dipimpin oleh seorang raja. Raja kemudian memilih perdana menteri dari anggota dewan perwakilan. Thailand mulai dihuni oleh manusia diperkirakan pada 2000 tahun sebelum Masehi. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya situs arkeologi di Ben Chiang.

 

9. Vietnam

  

     Kepala Negara                : Presiden

     Kepala Pemerintahan      : Perdana Menteri

     Ibu Kota                        : Hanoi

     Bahasa Nasional             : Vietnam

     Mata Uang                     : Dong (VND)

     Luas Wilayah                  : 331.210 km2

     Jumlah Penduduk            : 93.421.835 jiwa (estimasi Juli  2014)

     Hari Kemerdekaan          : 2 September 1945 (dari Perancis)

     Lagu Nasional                 : Tien quan ca (The Song of the Marching Troops)

     Perbatasan                     : Teluk Thailand, Teluk Tonkin, Laut Cina Selatan, Laos, dan Kamboja

 

Vietnam merupakan sebuah negara sosialis yang dipimpin oleh Partai Komunis Vietnam. Presiden merupakan kepala negara yang sekaligus menjadi pemimpin militer. Perdana menteri dipilih untuk menjalankan pemerintahan.

Penduduk awal Vietnam berasal dari lembah Sungai Merah sekitar 5000 tahun yang lalu. Mereka bertahan sampai sekitar 207 SM. Mereka ditaklukkan oleh seorang pemimpin Cina yang membentuk kerajaan bernama Nam Viet.

 

10. Laos


Kepala Negara                  : Presiden

     Kepala Pemerintahan       : Perdana Menteri

     Ibu Kota                         : Vientiane

     Bahasa Nasional              : Lao

     Mata Uang                      : Kip (LAK)

     Luas Wilayah                   : 237.955 km2

     Jumlah Penduduk            : 6.803.699 jiwa (estimasi Juli  2014)

     Hari Kemerdekaan           : 19 Juli 1949 (dari Perancis)

     Lagu Nasional                  : Pheng Xat Lao (Hymn of the Lao People)

     Perbatasan                      : Myanmar, Kamboja, Cina, Thailand, dan Vietnam

 

Nenek moyang penduduk Laos berasal dari Cina Selatan. Pada tahun 1353 penduduk Laos dipimpin oleh Fa Ngoun, yang menyebut wilayah yang dipimpinnya sebagai “Kerajaan Sejuta Gajah”. Kerajaan besar ini bertahan hingga tahun 1700-an sampai akhirnya terpecah-belah.

           

Sekitar tahun 1800, sebagian besar Laos dikuasai oleh Siam. Kemudian Perancis mengambil alih dan memerintah di sana tahun 1893. Pada Tahun 1893, Perancis mengambil alih kekuasaan. Pada tahun 1954, Perjanjian Geneva menetapkan Laos sebagai sebuah negara yang bebas dan netral. Perang saudara masih berkecamuk antara pasukan yang setia kepada pemerintah melawan gerilyawan komunis Pathet Laos.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

  ROTASI DAN REVOLUSI BUMI   1. Rotasi Bumi  Rotasi Bumi adalah gerakan berputar planet bumi pada sumbunya atau porosnya dari arah barat k...